Regalia News – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengusulkan lebih dari seribu unit rumah dalam program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat.
Program ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) guna mempercepat penyediaan hunian layak di berbagai daerah.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berperan aktif dalam mendukung program tersebut. salah satunya melalui kemudahan layanan perizinan bagi para pengembang. Tanjungpinang, 28 April 2026
Menurutnya, kolaborasi dengan pihak ketiga menjadi kunci percepatan realisasi pembangunan.
“Kita tidak hanya mengandalkan pembangunan oleh pemerintah, tetapi juga memfasilitasi pihak ketiga agar proses perizinannya dipermudah,” ujar Zulhidayat.
Ia menjelaskan bahwa sasaran program difokuskan pada masyarakat berpenghasilan rendah.
Khususnya kelompok desil satu hingga empat berdasarkan data Kementerian Sosial, sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang, Agustiawarman, mengungkapkan bahwa selain pembangunan rumah baru.
Pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Untuk tahun 2026, sebanyak 129 unit rumah tidak layak huni di Tanjungpinang telah terkonfirmasi masuk dalam program BSPS.
Selain itu, Pemko juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk sekitar 30 unit rumah, meski masih dalam tahap validasi data.
Program ini turut menjadi bagian dari upaya penanganan kawasan kumuh di wilayah kota, khususnya kawasan di bawah 10 hektare.
Saat ini, proses verifikasi data masih dilakukan guna memastikan bantuan tepat sasaran sebelum pelaksanaan dimulai.
Sumber : Diskominfo

