Regalia News – Prabowo Subianto memanggil Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (27/4/2026) untuk membahas perkembangan program strategis ketenagakerjaan.
Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan pengembangan kompetensi dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja nasional.
Dalam keterangannya, Yassierli melaporkan bahwa program Magang Nasional batch pertama telah rampung dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 14 ribu orang. pada Senin (27/4/2026)
Ia juga menyampaikan hasil evaluasi program tersebut, termasuk capaian yang dinilai positif oleh Presiden.
“Peserta magang batch satu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti sertifikasi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” ujar Yassierli.
Ia menambahkan, para peserta memperoleh akses sertifikasi secara gratis melalui balai-balai pelatihan milik Kementerian Ketenagakerjaan.
Lebih lanjut, Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk pengembangan program magang nasional, termasuk rencana penambahan kuota peserta.
Namun, hal tersebut masih memerlukan koordinasi lintas kementerian, seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Selain program magang, Menaker juga melaporkan pelaksanaan pelatihan vokasi nasional batch pertama yang saat ini sedang berjalan.
Program ini menyasar dua kelompok utama, yakni lulusan perguruan tinggi serta lulusan SMA dan SMK, dengan total peserta mencapai 10.500 orang.
Menurut Yassierli, pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja nasional.
Program ini didukung oleh jaringan balai pelatihan yang tersebar di berbagai daerah, serta berbagai skema pelatihan yang telah disiapkan sesuai kebutuhan industri.
Presiden Prabowo, lanjut Yassierli, memberikan respons positif dan dukungan penuh terhadap penguatan program tersebut.
Pemerintah menargetkan pelatihan vokasi dan magang nasional menjadi prioritas utama pada tahun 2026 sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing tenaga kerja.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat penciptaan lapangan kerja berkualitas.
Serta menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di tengah dinamika ekonomi global.
Sumber : Setkab RI

