Regalia News — Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan singkat selama dua hari ke dua negara besar dunia, yakni Rusia dan Prancis.
Lawatan tersebut difokuskan pada penguatan hubungan bilateral serta penajaman arah kerja sama strategis, khususnya di sektor energi.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, sebelum melanjutkan perjalanan ke Prancis untuk bertemu Presiden Emmanuel Macron.
“Bapak Presiden baru tiba dari kunjungan singkat dua hari ke dua negara super power, negara pemegang hak veto yaitu bertemu Presiden Rusia, kemudian Presiden Prancis,” ujar Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/04).
Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, kedua kepala negara sepakat untuk mendorong peningkatan kerja sama jangka panjang di sektor energi.
Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan di masa depan.
“Intinya adalah peningkatan kerja sama di bidang energi jangka panjang. Kemudian Bapak Presiden menugaskan khusus Menteri ESDM untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin dan juga Menteri Energi dari Rusia,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan pertemuan lanjutan dengan pihak pemerintah Rusia.
Hasil dari pembahasan tersebut, menurut Teddy, telah dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo setibanya di Tanah Air.
“Kemudian beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri. Dan hasilnya, beliau laporkan kepada Bapak Presiden baru saja,” pungkas Teddy.
Kunjungan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama internasional di sektor energi, seiring upaya menjaga stabilitas pasokan dan memperkuat kemandirian energi nasional di tengah dinamika global.
Sumber : Setkab RI

