Regalia News – Pemerintah Kota Tanjungpinang menanggapi serius rumor terkait rencana Maskapai Garuda Indonesia yang disebut akan menghentikan operasional penerbangan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.
Menyikapi hal tersebut, Pemko Tanjungpinang berkomitmen menata kembali citra serta arah pengembangan pariwisata kota.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat dialog di Studio Ulasan TV, Rabu (28/1/2026).
Lis mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan manajemen Garuda Indonesia serta Komisi VI DPR RI.
Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa secara bisnis Kota Tanjungpinang dinilai belum cukup menjanjikan sehingga muncul rencana pengalihan rute penerbangan ke daerah lain.
“Saya sudah mencoba berkoordinasi dengan pihak Garuda Indonesia dan Komisi VI DPR RI. Mereka menilai Kota Tanjungpinang dari sisi bisnis belum terlalu menjanjikan, sehingga ada rencana menghentikan operasional di Bandara RHF dan mengalihkan rute ke daerah lain,” ujar Lis.
Meski demikian, Lis menegaskan bahwa kinerja penerbangan Garuda Indonesia di Tanjungpinang sejatinya tidak buruk.
Berdasarkan data tahun 2025, tingkat keterisian penumpang telah mencapai sekitar 71 persen dari target yang ditetapkan.
Dengan capaian 71 persen, ini sebenarnya cukup baik. Bisa dikatakan tidak rugi, meskipun memang belum terlalu menguntungkan.
“Namun karena pertimbangan bisnis, Garuda tetap mempertimbangkan pengalihan rute ke daerah dengan jumlah penumpang yang lebih tinggi, meski sampai sekarang belum ada keputusan resmi,” jelasnya.
Lis menambahkan, keberadaan Garuda Indonesia memiliki nilai strategis bagi citra Kota Tanjungpinang.
Sebagai salah satu maskapai terbaik di Indonesia, kehadiran Garuda dinilai mampu meningkatkan kepercayaan dan daya tarik kota, khususnya bagi wisatawan dan pelaku usaha.
“Kami berharap Garuda Indonesia dapat meninjau kembali rencana tersebut. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus berupaya agar rute Tanjungpinang–Jakarta tetap dilayani,” tegas Lis.
Sebagai langkah pendukung, Pemko Tanjungpinang juga akan membenahi dan mengembangkan destinasi wisata di Pulau Bintan guna meningkatkan kunjungan wisatawan, yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan jumlah penumpang penerbangan.
“Kita akan terus membenahi objek-objek wisata agar menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Tanjungpinang,” tutupnya.
Sumber : Diskominfo