Regalia News – Wali Kota Lis Darmansyah terus mendorong pengembangan pertanian modern berbasis teknologi di Kota Tanjungpinang.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan studi ke perkebunan melon hidroponik Deane Jaya Hidrofarm di Kabupaten Cilacap, Kamis (14/5).
Dalam kunjungan tersebut, Lis meninjau langsung proses budidaya melon hidroponik yang dikembangkan di dalam greenhouse dengan teknologi pengendali suhu, cahaya, dan kelembapan.
Sistem tersebut menggunakan atap plastik UV dan dinding insect net guna menjaga kualitas pertumbuhan tanaman secara optimal.
Metode hidroponik yang diterapkan dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat, terukur, dan menghasilkan buah dengan kualitas seragam.
Selain itu, sistem tanpa tanah juga dapat meminimalkan risiko hama dan penyakit tanaman.
Lis Darmansyah mengatakan, pengembangan pertanian hidroponik memiliki prospek besar untuk diterapkan sebagai salah satu solusi pertanian modern yang efisien dan bernilai ekonomi.
“Pertanian hidroponik seperti ini sangat potensial dikembangkan karena selain efisien, masa panennya juga relatif singkat, sekitar 70 hingga 75 hari sudah dapat dipanen,” ujarnya.
Menurutnya, sektor pertanian berbasis teknologi tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana pengelolaan pertanian modern ini dijalankan, sehingga nantinya dapat menjadi referensi untuk pengembangan di Kota Tanjungpinang,” tambahnya.
Lis juga berharap inovasi pertanian modern mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang kini semakin berkembang dan adaptif terhadap teknologi.
“Pertanian harus mengikuti perkembangan zaman agar lebih menarik, produktif, dan memiliki nilai ekonomi yang baik,” katanya.
Sementara itu, pemilik Deane Jaya Hidrofarm, Bowo Setiono, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Tanjungpinang sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan pertanian modern.
Ia menjelaskan, budidaya melon hidroponik yang diterapkan mengutamakan pengelolaan nutrisi dan perawatan tanaman secara terukur untuk menghasilkan buah berkualitas premium.
“Kami berupaya menjaga kualitas tanaman mulai dari proses pembibitan hingga panen agar hasil yang diperoleh maksimal,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang diharapkan dapat memperoleh referensi dalam pengembangan sektor pertanian modern berbasis hidroponik.
“Sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Sumber : Diskominfo

