Regalia News – Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).
Dalam amanatnya, Presiden menegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” harus menjadi kompas moral bagi seluruh insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Presiden Prabowo tiba di lokasi upacara sekitar pukul 07.35 WIB. Rangkaian acara diawali dengan masuknya Komandan Upacara Irjen Pol. Suhendri, diikuti prosesi penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata.
Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden bersama Wakil Presiden memasuki mimbar kehormatan dan menerima laporan dari Perwira Upacara Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J.
Sebelum memimpin jalannya upacara sebagai Inspektur Upacara, didampingi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Prosesi upacara meliputi penghormatan kebesaran, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, serta pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup anggota Polri.
Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri, serta Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.
Dalam amanatnya, Presiden mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini mencerminkan jati diri dan arah pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.
Usai upacara, Presiden menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan oleh Kapolri.
Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai atraksi personel Polri, mulai dari penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, terjun payung, hingga aksi trail cross jumping dan smoke bomb.
Presiden dan Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang menampilkan kesiapan dan soliditas jajaran Polri.
Rangkaian peringatan ditutup dengan acara syukuran Hari Bhayangkara ke-80.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada Kapolri sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional guna mendukung pembangunan Indonesia.
Sumber :Setkab RI

