Regalia New – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai halaman Istana Merdeka, Jakarta, saat ratusan pelajar menyambut kedatangan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Senin (15/6/2026).
Para siswa berbaris rapi sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Jerman ketika iring-iringan kendaraan Presiden Steinmeier memasuki kompleks Istana Kepresidenan.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan megah. Sebanyak 17 pasukan motoris Honda Goldwing serta 120 pasukan berkuda mengawal rombongan tamu negara melintasi kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga tiba di gerbang utama Istana Merdeka.Senin (15/6/2026).
Bagi para pelajar, momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Sebagian besar mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan dan menyaksikan langsung penyambutan kepala negara sahabat.
Atqa, siswa SDN Gambir 01 Pagi, mengaku sangat senang mendapat kesempatan mengikuti prosesi tersebut.
Senang banget dan hari ini juga hari spesial karena pertama kali saya diundang ke istana untuk menyambut Pak Presiden dari Jerman. Perasaannya senang banget. Happy banget.
“Suasananya beda, lebih wah, lebih ramai. Terus juga waktu Pak Presiden dari Jerman datang, kami di-say hi,” ujarnya antusias.
Kesan serupa disampaikan Boy, siswa SDN Gambir 01 Pagi. Ia mengungkapkan bahwa impiannya untuk berkunjung ke Istana Kepresidenan akhirnya terwujud.
Rasanya senang banget. Ini pertama kali saya ke istana dan melihat langsung Presiden Pak Prabowo setelah menjadi Presiden.
“Rasanya sangat wah sekali karena dari dulu saya memang ngefans sama Pak Prabowo,” tuturnya.
Menurut Boy, penampilan pasukan pengawal menjadi atraksi yang paling berkesan.
Sementara itu, Atqa mengaku momen favoritnya adalah ketika Presiden Steinmeier melambaikan tangan dari dalam kendaraan.
Yang paling berkesan saat Pak Presiden Jerman masuk ke dalam istana dan saya mengibarkan bendera. Rasanya senang banget.
” Waktu kaca mobil dibuka, semuanya bergemuruh, lalu Pak Presiden Jerman melambaikan tangan kepada kami,” ungkapnya.
Antusiasme yang sama juga dirasakan Feli, Misha, dan April, siswi SDN Petojo Selatan 06.
Kesempatan menyaksikan secara langsung Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Frank-Walter Steinmeier menjadi pengalaman pertama yang membanggakan.
“Pas Bapak Presidennya datang, kita mengangkat bendera. Seru banget. Saya senang karena baru pertama kali bisa melihat Presiden secara langsung,” ujar mereka.
Mereka juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk menghadiri acara kenegaraan tersebut.
“Terima kasih sudah mengundang SD lain dan sekolah kami. Kata guru, tidak semua orang bisa masuk istana. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo sudah mengundang kami,” ucap mereka.
Di balik prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat, senyum dan lambaian bendera para pelajar menjadi simbol hangatnya persahabatan antara Indonesia dan Jerman.
Bagi anak-anak tersebut, kunjungan kenegaraan Presiden Frank-Walter Steinmeier bukan sekadar seremoni diplomatik.
Melainkan pengalaman berharga untuk mengenal hubungan antarnegara sekaligus menyaksikan secara langsung wajah Indonesia yang terbuka, ramah, dan bersahabat.

