Regalia News – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri kegiatan Syukuran Bonataon Punguan Siraja Naipospos Boru, Bere, Bere/Ibabere Kota Tanjungpinang, Kijang, dan sekitarnya yang digelar di Gedung Serbaguna HKBP Nomensen, Sabtu (7/2/2026).
Punguan Siraja Naipospos Boru, Bere, Bere/Ibabere merupakan wadah perkumpulan keluarga besar keturunan Siraja Naipospos yang meliputi boru (anak perempuan), bere (cucu dari garis perempuan), hingga ibabere (cicit).
Perkumpulan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi, menjaga nilai-nilai adat dan budaya Batak, serta memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Punguan Siraja Naipospos, Togap Simanungkalit, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Tanjungpinang dalam kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa syukuran Bonataon tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai wadah mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas.
Serta menumbuhkan semangat kebersamaan antar boru, bere, dan seluruh keturunan Siraja Naipospos.
Wali Kota Lis Darmansyah yang didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum, Augus Raja Unggul, disambut hangat oleh pengurus punguan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Lis menyampaikan bahwa syukuran Bonataon menjadi momentum penting bagi keluarga besar Siraja Naipospos.
Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kebersamaan yang telah terjalin, sekaligus mempererat silaturahmi lintas generasi dalam bingkai adat dan budaya Batak.
Lis juga mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan Punguan Siraja Naipospos di Kota Tanjungpinang dan sekitarnya yang terus menjaga nilai-nilai luhur budaya di tengah perkembangan zaman.
Saya mengapresiasi keluarga besar Punguan Siraja Naipospos yang terus menjaga nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong.
Serta adat dan budaya di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk. Kegiatan seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat dengan baik,” ujar Lis.
Pemerintah Kota Tanjungpinang, lanjut Lis, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan keharmonisan sosial, termasuk kegiatan adat dan budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah.
Sumber : Diskominfo

