Regalia News – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) melaksanakan penyerahan simbolis Insentif Keagamaan Tahun 2026 kepada imam masjid, marbot, petugas fardhu kifayah masjid, serta guru TPA/TPQ se-Kota Tanjungpinang.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Jalan D.I. Panjaitan Km X, Selasa (16/3/2026).
Penyerahan insentif tersebut dihadiri Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, didampingi Staf Ahli Wali Kota, Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Kepala Badan Kesbangpol, serta para camat dan lurah se-Kota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, Lis Darmansyah menyampaikan bahwa penyerahan insentif keagamaan merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian Pemerintah Kota kepada para tokoh serta petugas keagamaan yang selama ini berperan aktif menjaga kehidupan religius, sosial, dan keharmonisan masyarakat.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang menyadari sepenuhnya bahwa peran imam, marbot, petugas fardhu kifayah, serta para guru TPA dan TPQ sangat penting dalam membina umat dan generasi muda. Insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan dukungan atas pengabdian yang telah diberikan,” ujar Lis.
Ia berharap bantuan insentif keagamaan yang disalurkan pada tahun 2026 tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Kami berharap insentif ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan Bapak dan Ibu, terutama dalam menyambut Lebaran Idulfitri. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Lis juga menyampaikan rencana strategis Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam penguatan bidang keagamaan melalui pengembangan Quran Center Syahrul Quran yang berlokasi di Jalan Daeng Kamboja, Kelurahan Kampung Bugis.
“InsyaAllah pada tahun ini Quran Center Syahrul Quran akan kita kembangkan menjadi Islamic Center Kota Tanjungpinang. Nantinya tidak hanya sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga akan diisi berbagai kegiatan dan pelatihan dini, termasuk pelatihan fardhu kifayah serta kegiatan keagamaan lainnya,” jelasnya.
Menurut Lis, pengembangan Islamic Center tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan umat, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan, sekaligus menjadi wadah silaturahmi masyarakat.
Sementara itu, Udin, salah satu marbot senior di Masjid Besar Al-Azhar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang atas perhatian yang diberikan kepada para petugas keagamaan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya kepada Bapak Wali Kota, atas bantuan dan perhatian yang selama ini diberikan kepada kami para marbot dan petugas masjid,” ungkap Udin.
Menurutnya, insentif tersebut sangat berarti dan menjadi motivasi bagi para petugas keagamaan untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku dan petugas keagamaan di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang.
Sumber : Diskominfo

