Regalia News — Sepanjang tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto bersama Kabinet Merah Putih meletakkan fondasi transformasi nasional sebagai langkah awal untuk mewujudkan Indonesia yang lebih mandiri, maju, dan berkeadilan.
Berbagai kebijakan strategis dirancang dan dijalankan pemerintah guna memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Fokus utama pemerintah diarahkan pada penguatan sektor-sektor vital, seperti ketahanan pangan dan energi, pembangunan industri nasional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemandirian bangsa agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar dalam memenuhi kebutuhan strategis nasional.pada 10 Januari 2026
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pembangunan tersebut diharapkan dapat membuka akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam bidang ekonomi, Kabinet Merah Putih menaruh perhatian pada penguatan ekonomi kerakyatan, termasuk pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi produktif, serta penciptaan lapangan kerja.
Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan pemerataan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa transformasi nasional harus didukung oleh tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sinergi antar kementerian dan lembaga terus diperkuat untuk memastikan setiap program prioritas berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi rakyat.
Dengan fondasi transformasi yang dibangun sepanjang 2025, pemerintah optimistis Indonesia akan memiliki pijakan yang kuat untuk menghadapi tantangan global.
Langkah awal ini diharapkan menjadi titik tolak menuju pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan, sekaligus mempercepat terwujudnya visi Indonesia sebagai negara yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan sosial.
Penulis : Abdullah

