Regalia News – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung secara serentak di 36 Polda di seluruh Indonesia, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Asisten SDM Polri, Irjen Pol Anwar, menjelaskan bahwa total luas lahan jagung yang dipanen pada kuartal IV 2025 mencapai 47.830 hektare, dengan estimasi hasil panen 743.522 ton jagung.
“Panen raya ini dilaksanakan serentak di 36 Polda. Dari total lahan seluas 47.830 hektare, estimasi produksi jagung mencapai lebih dari 743 ribu ton,” ujar Anwar saat panen raya di Desa Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.
Di lokasi Sukamahi, Polri memanen jagung dari lahan binaan Polda Metro Jaya seluas 25 hektare, dengan estimasi hasil minimal 100 ton jagung pipilan kering berkadar air 14 persen. Ke depan, lahan ini akan diperluas menjadi 50 hektare melalui penanaman lanjutan.
Pelaksanaan program ketahanan pangan ini melibatkan 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Sepanjang 2025, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri telah menanam jagung pada lahan seluas 661.717 hektare, sementara potensi lahan yang siap dikembangkan mencapai 1.378.000 hektare di seluruh wilayah Indonesia.
Irjen Pol Anwar menegaskan, Polri berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional melalui berbagai kegiatan strategis yang dilaksanakan secara masif dan berkelanjutan.
“Dukungan terhadap swasembada jagung merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga aktif berperan dalam peningkatan produksi pangan nasional, khususnya jagung, yang menjadi salah satu komoditas penting dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia.
Sumber : Humas Polri

