Regalia News – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga pascabencana hidrometeorologi.14 Januari 2026
Program ini ditujukan untuk mengatasi krisis air bersih akibat rusaknya sarana air bersih milik masyarakat.
Polri menargetkan pembangunan 38 titik sumur bor yang dilengkapi toren air, serta pendistribusian enam unit toren tambahan.
Sejumlah titik sumur bor telah selesai dibangun dan sudah dimanfaatkan warga, sementara titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Pada hari ini, pembangunan sumur bor dilaksanakan di enam lokasi, yakni Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Utara, Nagari Kasang, Nagari Kapalo Koto, dan Nagari Kurai Taji.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan wujud kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat pascabencana.
“Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses air bersih. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Jika Anda ingin versi lebih singkat (straight news 3 paragraf), gaya rilis humas, atau judul alternatif yang lebih tajam, saya bisa siapkan.
Sumber : Humas Polri