Regalia News – Upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba di Nusa Tenggara Barat kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram yang dipimpin Kasat Narkoba AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra menggelar penindakan di Kampung Rawan Narkoba Karang Bagu, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Jumat (7/11/2025). Dalam operasi gabungan tersebut, 13 orang diamankan.
Kegiatan ini merupakan operasi terpadu antara BNN Provinsi NTB, BNN Kota Mataram, Ditresnarkoba Polda NTB, Satsamapta Polresta Mataram, dan Satpol PP Provinsi NTB. pada 10/11/25
Karang Bagu yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat kerawanan tertinggi menjadi target utama operasi.
Dari 13 orang yang diamankan, 11 pria dan 2 perempuan diduga terlibat penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Salah satunya merupakan target operasi (TO) yang telah lama masuk daftar pencarian orang.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kabareskrim Polri dan Kepala BNN RI untuk menindak tegas kampung-kampung rawan narkoba. Karang Bagu memang menjadi fokus pengawasan kami,” ujar AKP Ngurah Bagus.
Dalam penindakan tersebut, aparat menyita barang bukti narkotika jenis sabu serta berbagai alat isap dan perlengkapan terkait tindak pidana narkoba.
Operasi dilakukan dengan pengamanan ketat dan melibatkan pemantauan tokoh masyarakat serta aparat lingkungan setempat. Warga yang menyaksikan operasi memberikan dukungan terhadap langkah tegas aparat.
Seluruh terduga pelaku kemudian dibawa ke kantor BNNP NTB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Mereka sedang dalam proses pemeriksaan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kasat Narkoba.
AKP Ngurah Bagus menekankan bahwa penindakan di Karang Bagu menjadi bukti komitmen aparat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba hingga ke tingkat akar rumput. Operasi serupa akan dilakukan secara rutin dan terukur sesuai instruksi Kapolri dan BNN RI.
Selain penegakan hukum, Polresta Mataram juga menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba dan mendorong rehabilitasi bagi pengguna.
Partisipasi aktif masyarakat disebut sebagai kunci dalam menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman narkoba.
Sumber : Humas Polri