Regalia News – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap laboratorium gelap (clandestine laboratory) yang memproduksi narkotika jenis etomidate di sebuah apartemen di Jakarta Utara.
Pengungkapan bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait paket mencurigakan yang diduga berisi bahan narkotika.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan, pada Jumat (9/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, tim Subdit 2 Ditresnarkoba melakukan pengawasan paket dan mengamankan seorang pria berinisial DJ di lobi apartemen.
Dari penggeledahan unit apartemen, polisi menemukan paket etomidate seberat 100 gram serta peralatan laboratorium seperti tabung laboratorium, alat suntik, timbangan digital, alat aduk kaca, bahan kimia, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Pengembangan kasus berlanjut ke Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, di mana petugas mengamankan warga negara Tiongkok berinisial HW.
Dari tersangka disita plastik kemasan yang diduga untuk bungkus cartridge vape berisi etomidate.
Penyelidikan awal mengungkap bahwa kedua pelaku dikendalikan oleh seseorang berinisial C yang kini berstatus DPO dan berada di luar negeri.
Budi menyebut, bahan baku yang disita berpotensi diolah menjadi 30 liter cairan atau sekitar 15.000 cartridge vape etomidate, yang berarti bisa menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari risiko penyalahgunaan narkotika.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar untuk membantu memutus rantai peredaran narkoba.
Sumber : Humas Polda Metro Jaya

