Regalia News – Sebanyak delapan Perwira Siswa (Pasis) TNI yang tengah menempuh pendidikan di Australia melaksanakan Courtesy Call (CC) kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, di Canberra, Jumat (9/01/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan komunikasi strategis dan diplomasi pertahanan antara TNI dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.
Delapan Pasis tersebut terdiri atas empat perwira yang mengikuti Defence and Strategic Studies Course (DSSC) dan empat perwira yang menempuh Australian Command and Staff Course (ACSC). Jumat (9/01/2026).
Rombongan didampingi oleh Atase Pertahanan RI untuk Australia, Laksamana Pertama TNI Yusliandi Ginting, S.E., MMP.
Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar RI menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas kunjungan para Perwira Siswa TNI.
Dubes RI juga memaparkan gambaran umum hubungan bilateral Indonesia–Australia yang terus berkembang positif, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.
Ia menekankan pentingnya pemahaman komprehensif terhadap dinamika geopolitik global dan kawasan yang semakin kompleks dan dinamis.
Menurut Dubes RI, peningkatan kapasitas pertahanan negara yang adaptif dan berorientasi ke depan menjadi kebutuhan strategis.
Selain itu, kewaspadaan dini terhadap potensi eskalasi di kawasan serta penguatan kerja sama internasional perlu terus didorong sebagai instrumen utama dalam mengantisipasi, memitigasi, dan merespons berbagai spektrum tantangan keamanan, baik regional maupun global.
Kegiatan Courtesy Call ini juga dimanfaatkan sebagai forum pertukaran pandangan dan diskusi antara para Pasis TNI dengan Duta Besar RI terkait kebijakan luar negeri Indonesia, diplomasi pertahanan, serta peran strategis perwira TNI di masa depan dalam mendukung kepentingan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Atase Udara RI Kolonel Pnb Reza Muryaji, S.E., M.O.A.S., Atase Darat RI Kolonel Inf Leo Sugandi, B.A., MMDS., Asisten Atase Pertahanan RI Mayor Cke Harry Adi Wibowo,
Serta Directing Staff ACSC Letkol Inf Yudhison Rianta Tarigan, S.Sos., MMDS., dan Letkol Pnb Idham Satria, MMDS.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara diplomasi dan pertahanan Indonesia di tingkat internasional.
Sumber : Puspen TNI

