Regalia News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan keadilan dan menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.
Komitmen tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Presiden menegaskan bahwa tujuan utama negara sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 adalah melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia.
Menurutnya, mandat tersebut dimaknai sebagai kewajiban negara untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia.
“Dalam Undang-Undang Dasar tersebut dikatakan tujuan nasional yang pertama adalah melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia. Melindungi berarti melindungi rakyat Indonesia. Saya terima mandat tersebut,” ujar Presiden.
Prabowo menekankan bahwa keadilan dan kemakmuran hanya dapat terwujud apabila kekayaan bangsa dikelola secara jujur dan bertanggung jawab untuk kepentingan rakyat.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk bersikap tegas terhadap segala bentuk penyimpangan.
“Kita tidak akan ragu-ragu melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, dan penggarongan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan mundur setapak pun,” tegasnya.
Presiden menyampaikan bahwa komitmen tersebut telah dibuktikan melalui langkah-langkah konkret, di antaranya memastikan ketersediaan pupuk bagi petani secara adil dan terjangkau, mencapai swasembada beras, serta menurunkan harga pangan.
Alhamdulillah, pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, cadangan beras kita berada pada posisi tertinggi.
“Sejak 31 Desember 2025, Indonesia telah swasembada beras, dan insyaallah segera swasembada jagung. Dalam tiga tahun ke depan kita bertekad swasembada pangan sepenuhnya,” kata Presiden.
Selain itu, pemerintah juga terus memperluas program perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan rakyat, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Upaya lain yang menjadi fokus pemerintah meliputi penciptaan lapangan kerja, penguatan industrialisasi nasional, serta penyediaan jutaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kita sungguh-sungguh ingin menjadi negara maju, di mana seluruh rakyat menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak. Kita akan membangun jutaan rumah murah bagi rakyat yang membutuhkan,” pungkas Presiden.
Sumber : Setkab RI

