Regalia News — Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Tanjungpinang ke-242, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Salat Tasbih berjemaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tanjungpinang. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Furqon, Jalan Pemuda, Rabu (7/1/2026).
Salat Tasbih berjemaah ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah bersama Sekretaris Daerah, Staf Ahli, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, serta ratusan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.
Ibadah Salat Tasbih dipimpin oleh Ustaz Hariyun Sagita dan dilaksanakan sebanyak empat rakaat dengan tata cara khusus, yakni membaca kalimat tasbih sebanyak 75 kali pada setiap rakaat.
Rincian bacaan meliputi 15 kali tasbih sebelum rukuk serta masing-masing 10 kali setelah rukuk, saat i’tidal, sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
Usai pelaksanaan ibadah, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak menitikberatkan peringatan hari jadi pada kegiatan seremonial.
Sebaliknya, peringatan kali ini difokuskan pada upaya introspeksi diri dan pembenahan spiritual sebagai landasan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Tahun ini kita tidak melaksanakan kegiatan seremonial. Kita memilih untuk lebih banyak melakukan introspeksi dan membenahi diri, khususnya dalam meningkatkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Lis.
Menurutnya, Salat Tasbih berjemaah ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan moral bagi seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
“Salat Tasbih berjemaah bagi ASN ini merupakan bentuk refleksi sekaligus motivasi. Kita bukan hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi juga harus mengimbanginya dengan iman dan takwa kepada Allah SWT,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lis menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah tasbih harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara pemerintahan.
Tanjungpinang harus terus berbenah. Sebagai penyelenggara pemerintah, kita wajib mengedepankan program-program yang benar-benar menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Dengan kegiatan spiritual seperti ini, jiwa menjadi lebih tenang, rasa toleransi dan persaudaraan semakin kuat, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin baik dan dimudahkan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Sumber : Diskominfo

