Regalia News — Presiden Prabowo Subianto mengaku terkesima dengan kemampuan siswa-siswi Sekolah Rakyat yang tampil fasih berpidato menggunakan empat bahasa asing. Ia bahkan berjanji akan mengupayakan agar para siswa berprestasi tersebut mendapat kesempatan belajar ke luar negeri.
Kekaguman itu disampaikan Presiden Prabowo usai menghadiri peresmian 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Salah satu penampilan yang menyita perhatian Kepala Negara adalah pidato siswa menggunakan bahasa Inggris, Arab, Jepang, dan Mandarin.
Empat siswa yang tampil di hadapan Presiden yakni Nur Aisah, Kiendra Lian Damarta, Riski Aulia, dan Royya Almala.
“Saya terkesima hari ini, terus terang saja. Bisa ada anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa. Luar biasa. Yang bahasa Inggrisnya menurut saya luar biasa,” ujar Prabowo.
Presiden membandingkan kemampuan para siswa tersebut dengan pengalamannya sendiri yang fasih berbahasa Inggris karena lama tinggal di luar negeri.
“Kalau saya bahasa Inggrisnya bagus itu wajar, karena saya besar di luar negeri. Tapi anak ini, saya kagum juga sama dia,” ucapnya.
Prabowo pun meminta agar para siswa yang menunjukkan kemampuan bahasa asing tersebut dijadwalkan bertemu langsung dengannya. Ia membuka peluang untuk mengirim mereka melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Mungkin bagusnya kita kirim juga ke luar negeri. Kira-kira gimana, setuju nggak?” kata Prabowo yang disambut tepuk tangan tamu undangan.
Selain kemampuan bahasa, Presiden juga mengapresiasi berbagai prestasi akademik siswa Sekolah Rakyat yang diraih dalam waktu singkat, termasuk juara olimpiade matematika meski baru enam bulan mengikuti pembelajaran.
“Saya sangat terkesima, saya sangat terharu bahkan,” tambahnya.
Pada 2025, 166 Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi di 34 provinsi, menampung 15.945 siswa, didukung 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen telah dimulai di 104 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Sekolah Rakyat merupakan program strategis inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Sumber : Humas Kementerian Sosial RI