Regalia News – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) merespons cepat setiap persoalan masyarakat, termasuk isu yang berkembang di media sosial.
Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Bulan April 2026 di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Selasa (14/4).
Lis menegaskan, setiap persoalan yang telah dibahas harus segera ditindaklanjuti di lapangan agar tidak kembali berulang dalam rapat berikutnya.
“Persoalan yang sudah kita bahas harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai berulang dalam rapat berikutnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepekaan OPD terhadap dinamika informasi publik, baik di media sosial maupun media penyiaran.
Dalam hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berperan menyampaikan kebijakan pemerintah sekaligus memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang di masyarakat.
Seluruh perangkat daerah diminta terbuka dan cepat dalam menyampaikan data serta perkembangan di lapangan. Hal tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera dikomunikasikan dan diluruskan kepada publik.
“Kalau ada persoalan di masyarakat, jangan dibiarkan. Segera sampaikan data dan informasinya ke Dinas Kominfo agar bisa segera dikomunikasikan dan diklarifikasi bersama,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut membahas sejumlah program strategis daerah, mulai dari kampung nelayan merah putih, realisasi pajak, pengembangan UMKM, disiplin aparatur sipil negara (ASN), hingga kondisi ekonomi daerah.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyampaikan kondisi ekonomi daerah masih relatif stabil dengan pertumbuhan sekitar 3,31 persen.
Ia juga memastikan ketersediaan barang dan harga kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idulfitri tetap terjaga.
“Secara umum kondisi ekonomi kita masih stabil. Ketersediaan barang dan harga kebutuhan pokok juga terjaga melalui kerja sama dan intervensi pasar,” ujarnya.
Raja Ariza menambahkan, langkah lanjutan perlu disiapkan untuk menjaga inflasi, salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar murah oleh OPD terkait.
Di sektor pendapatan, realisasi pajak daerah hingga Maret tercatat sekitar Rp50 miliar.
Pemerintah Kota Tanjungpinang akan terus mendorong peningkatan penerimaan melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah serta pengembangan potensi objek pajak baru.
Sumber : Diskominfo