Regalia News – Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam kegiatan bazar rakyat yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Program yang diinstruksikan oleh Prabowo Subianto ini menghadirkan bantuan nyata melalui pembagian 100.000 kupon belanja senilai Rp500.000 serta 300.000 porsi makanan gratis dari sekitar 800 pedagang UMKM kaki lima.
Berbagai kalangan masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya kupon belanja yang dapat ditukarkan dengan sembako dan kebutuhan lainnya.
Ine Sugesti, warga Kelurahan Cempaka Putih Barat, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima kupon tersebut.
“Alhamdulillah kupon ini sangat berarti buat saya. Karena di pascalebaran ini banyak sekali kebutuhan-kebutuhan yang di luar kendali, tapi dengan adanya kupon ini cukup membantu saya,” ujarnya.
Ine menjelaskan bahwa pendataan penerima dilakukan melalui kelurahan berdasarkan data dari pemerintah pusat.
Ia bersama warga lainnya menuju lokasi menggunakan transportasi umum yang telah dikoordinasikan pihak kelurahan, yakni TransJakarta.
Hal senada disampaikan Siti Nuryati dan Novia dari Kelurahan Bungur yang merasa terbantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok setelah Idulfitri.
“Kami sangat senang sekali mendapatkan kupon untuk hari ini, apalagi sembako. Kebetulan sehabis lebaran ini kebutuhan sembako di rumah habis, jadi dengan adanya bantuan ini sangat membantu,” kata Siti.
Sementara itu, Rahmawati, seorang ibu rumah tangga dari Cakung, mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan berbagai kebutuhan seperti beras, telur, ayam, minyak, hingga gula secara gratis. “Alhamdulillah gratis,” ujarnya.
Warga lainnya, Sanrani dari Kelurahan Lubang Buaya juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya, sekaligus berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan.
“Terima kasih untuk bapak Presiden dengan adanya acara festival pasar murah ini, sering-sering aja dilaksanakan diadakan seperti ini,” tuturnya.
Di tengah suasana Idulfitri yang masih hangat, bazar rakyat di Monas menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui program yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.
Sumber : Setkab RI