Regalia News – Pemerintah Kota Tanjungpinang melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah di lingkungan pemerintah kota tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (16/3/2026).
Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Nomor 170 Tahun 2026. Sebanyak 53 kepala sekolah resmi dilantik, terdiri dari 40 kepala Sekolah Dasar (SD) dan 13 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pendidikan serta meningkatkan kualitas kepemimpinan di satuan pendidikan.
Ia menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menggerakkan proses pembelajaran, membangun budaya sekolah yang positif, serta meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pemimpin yang inspiratif, inovatif, serta mampu membangun lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik,” ujar Lis.
Lis juga menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, disiplin, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, peran kepala sekolah sangat penting dalam mendukung visi pembangunan daerah yang selaras dengan visi Tanjungpinang Berbenah, yakni berbudaya, indah, melayani, dan aman.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat kepada bapak dan ibu sekalian yang hari ini resmi dilantik sebagai kepala sekolah. Semoga dapat menjalankan tugas dengan profesional, membawa semangat perubahan, serta berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” tutupnya.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sumber daya manusia, tata kelola pendidikan yang baik.
Serta berbagai program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Sumber : Diskominfo