Regalia News – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Bersih Pantai di Pulau Monyet, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir dan laut, khususnya di kawasan destinasi pariwisata super prioritas.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menaruh perhatian serius terhadap persoalan sampah di wilayah pesisir dan laut.pada 3/02/26
Sampah dinilai tidak hanya mengancam ekosistem, tetapi juga berdampak pada citra pariwisata nasional.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud Polda NTT bersama unsur terkait membersihkan berbagai jenis sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai Pulau Monyet.
Sampah yang dikumpulkan meliputi plastik, potongan kayu, hingga dedaunan yang terbawa arus laut.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan bahwa kegiatan bersih pantai tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan laut.
“Kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda NTT ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap arahan Presiden RI terkait penanganan sampah di wilayah pesisir.
Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut dan pantai dari pencemaran,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra, Selasa (3/2/2026).
Ia menegaskan bahwa kawasan Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata kelas dunia harus dijaga secara bersama-sama agar tetap bersih, aman, dan lestari.
“Pantai dan laut merupakan aset berharga bagi NTT, khususnya Labuan Bajo. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam pelestarian lingkungan demi generasi mendatang,” tambahnya.
Kabidhumas Polda NTT turut mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku wisata, serta wisatawan untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan pantai dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Kegiatan bersih pantai ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelestarian ekosistem pesisir, meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat.
Serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan laut di Nusa Tenggara Timur.
Sumber : Humas Polda NTT