Regalia News – Lis Darmansyah meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang di Ganet, Jalan Bandara Km 11, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kamis (26/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang Weni Lis Darmansyah, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri, Kepala DP3 Robert Lukman, serta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Riany.
Dalam kesempatan itu, Lis memastikan secara langsung ketersediaan dan keterjangkauan harga sejumlah komoditas strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri, seperti beras, minyak goreng, telur, dan daging.
Lis menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan yang umumnya diiringi peningkatan kebutuhan pangan.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dan stok yang aman. Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan terus dilakukan selama bulan Ramadan guna mencegah kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
“Koordinasi lintas instansi terus kita lakukan, mulai dari DP3 hingga Disdagin. Prinsipnya, stok harus aman dan harga tetap terkendali sampai Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM merupakan hasil koordinasi intensif antara DP3, Disdagin, serta mitra penyedia pangan.
“Kami memastikan ketersediaan bahan pangan strategis dalam kondisi cukup dan distribusinya berjalan lancar. Melalui GPM ini, masyarakat bisa memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah atau sesuai harga pasar,” jelasnya.
Robert juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan harian terhadap stok dan harga, serta siap menggelar kegiatan serupa di titik-titik lain apabila diperlukan.
“DP3 bersama instansi terkait akan terus melakukan evaluasi. Jika ada indikasi kenaikan harga atau gangguan pasokan, kami siap mengambil langkah cepat agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.
Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kota Tanjungpinang memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sumber : Diskominfo