Regalia News – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat dengan didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Lawatan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi Indonesia untuk memperkuat posisi strategis nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
Dalam agenda utama kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada penguatan hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat sekaligus penjajakan kerja sama konkret di sejumlah sektor prioritas.
Isu energi menjadi salah satu pembahasan penting, sejalan dengan agenda hilirisasi dan transisi energi yang tengah didorong pemerintah Indonesia.
Kerja sama di bidang investasi dan perdagangan juga menjadi perhatian, termasuk peluang peningkatan ekspor produk unggulan Indonesia ke pasar Amerika Serikat.
Serta masuknya investasi strategis yang mendukung industrialisasi dan penciptaan lapangan kerja.
Selain aspek ekonomi, kedua pemimpin negara diperkirakan bertukar pandangan mengenai situasi geopolitik kawasan Indo-Pasifik.
Stabilitas kawasan, keamanan maritim, serta ketahanan rantai pasok global menjadi isu krusial yang membutuhkan kolaborasi antarnegara.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan menjalin kemitraan yang setara dan saling menguntungkan.
Kunjungan ini diharapkan menghasilkan kesepahaman dan langkah konkret yang mampu memperkuat kerja sama strategis kedua negara.
Melalui diplomasi yang intensif dan terarah, Indonesia berupaya memastikan setiap kerja sama internasional memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional, peningkatan daya saing industri, serta kesejahteraan masyarakat secara luas.
Sumber : Setkab RI