Regalia News – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika dengan menggagalkan dua upaya besar penyelundupan narkotika jaringan Aceh.
Dari dua operasi terpisah di Aceh Timur dan Sumatera Utara, petugas mengamankan barang bukti berupa sekitar 160 kilogram sabu dan 200 kilogram ganja.Jakarta, 5 Februari 2026
Pengungkapan pertama dilakukan pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 22.45 WIB di Jalan Lintas Sumatra Medan–Banda Aceh, Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Dalam operasi yang melibatkan Direktorat Intelijen, Interdiksi, Penindakan dan Pengejaran BNN bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial MAZ.
Dari hasil penggeledahan kendaraan yang dikemudikan tersangka, petugas menemukan lima karung plastik berisi sabu dengan berat bruto sekitar 100 kilogram.
Berdasarkan pengembangan kasus, pada Rabu (4/2) BNN Provinsi Aceh bersama Polda Aceh dan Bea Cukai kembali menyita sekitar 60 kilogram sabu dari tersangka lain berinisial B di Peureulak Timur.
Total sabu yang diamankan dari jaringan ini mencapai sekitar 160 kilogram. Jaringan tersebut diduga terhubung dengan pemasok dari Malaysia serta produsen narkotika di kawasan Golden Triangle.
Sementara itu, pada Selasa (3/2), BNN bersama BNN Provinsi Sumatera Utara mengungkap peredaran ganja jaringan Aceh–Medan di Kabupaten Langkat.
Tiga tersangka berinisial DJS, YH, dan AS diamankan bersama barang bukti delapan karung berisi ganja dengan berat sekitar 200 kilogram.
Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga pidana mati.
BNN menyebut keberhasilan ini menyelamatkan lebih dari satu juta jiwa serta menghemat biaya rehabilitasi negara hingga Rp209,5 miliar.
BNN menegaskan akan terus melakukan penindakan tegas dan upaya pencegahan secara berkelanjutan serta mengajak masyarakat berperan aktif mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Sumber : BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN