Regalia News — Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum berharga dalam menanamkan nilai perjuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Tasyakuran Arisan RT 004 dan RT 005 ke-26 yang dirangkai dengan hiburan rakyat di Lapangan Voli Kampung Kolam, Minggu (31/8/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban, ditandai dengan kebersamaan warga dari berbagai kalangan yang hadir untuk memeriahkan suasana.
Dalam sambutannya, Lis menekankan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya sebatas menggelar lomba-lomba atau hiburan rakyat.
Lebih dari itu, HUT RI harus menjadi sarana pendidikan karakter yang mengajarkan nilai perjuangan, kerja keras, solidaritas, dan gotong royong kepada anak-anak.
“Yang terpenting dari memperingati HUT RI adalah bagaimana kita memberi panutan agar anak cucu kita mencintai NKRI, memahami arti kemerdekaan, dan menghargai jerih payah para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga,” ujar Lis disambut tepuk tangan warga.
Ia mencontohkan, permainan rakyat yang selalu menjadi tradisi setiap perayaan HUT RI seperti panjat pinang, tarik tambang, hingga lomba sederhana lainnya bukan sekadar ajang hiburan.
Menurut Lis, di balik itu semua terdapat nilai filosofis yang mengajarkan strategi, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah.
“Keberhasilan selalu lahir dari kerja keras, perjuangan, serta kekompakan. Inilah yang perlu kita wariskan kepada generasi penerus,” ucapnya.
Selain berbicara soal makna kemerdekaan, Lis juga menyinggung persoalan yang kerap dihadapi masyarakat Kampung Kolam, yakni banjir.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak tinggal diam. Saat ini, pemko tengah mengupayakan pembangunan kolam retensi di lahan sekitar empat hektare.
Kolam ini dirancang untuk menampung aliran air hujan dari daratan maupun limpasan air laut sehingga dapat mengurangi potensi genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
“InsyaAllah tahun depan bisa terealisasi. Doakan bersama, mudah-mudahan persoalan banjir bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Lis dengan penuh optimisme.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan warga menjadi modal utama dalam membangun kota. Dengan suasana yang aman, damai, dan penuh kekompakan.
Pemerintah akan lebih leluasa melaksanakan berbagai program pembangunan yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga semangat kemerdekaan ini tidak hanya berhenti pada bulan Agustus, tetapi terus hidup dalam keseharian kita. Dengan kebersamaan dan kerja keras, Tanjungpinang akan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Acara tasyakuran ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Marzul Hendri, Camat Tanjungpinang Barat Haposan Siregar, Seklur Tanjungpinang Barat, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat.
Serta ratusan warga Kampung Kolam yang antusias mengikuti rangkaian acara. Hiburan rakyat yang digelar semakin menambah semarak suasana, mencerminkan kegembiraan dan persatuan di tengah masyarakat.
Editor : Abdullah
Sumber : Diskominfo